Membantu mengurangi lemak darah

BERSIHKAN PLAK PEMBULUH DARAH MENCEGAH ATEROSKLEROSIS DI USIA MUDA

Menurut ahli jantung (kardiologi) Matthew Sorrentino MD, dari The University of Chicago Medicine, aterosklerosis biasanya dimulai pada usia 20-an, dan 30-an. Seperti yang kita tahu, golongan usia tersebut sangat terkait dengan gaya hidup. Berat badan ekstra, merokok, kurang olahraga, dan makan banyak makanan tinggi lemak trans semua bisa meningkatkan risiko aterosklerosis.

Aterosklerosis yang dimulai sejak usia muda dapat berkembang sepanjang hidup. Memang seringkali tidak dirasakan gejala awalnya, namun sebagian besar dari kita tanpa sadar sedang menjalani prosesnya. Hampir tidak ada sih kasus yang mengalami komplikasi dari aterosklerosis pada usia 20-an. Namun, proses menuju aterosklerosis sangat mungkin dimulai pada usia 20-an mengingat gaya hidup seperti sekarang ini.

Kita ulas bareng ya tentang aterosklerosis, pahami dan lebih aware lagi dengan kondisimu sedari muda, jangan-jangan Kamu sudah mulai merasakan gejalanya..

Darah adalah komponen penting dalam tubuh. Fungsi darah untuk mengedarkan oksigen, hormon, lemak, hingga sel dari sistem imun. 

Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran yang mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ini berfungsi untuk mengedarkan sel-sel darah, nutrisi dan oksigen ke jaringan tubuh serta mengangkut limbah, juga membantu stabilisasi suhu dan pH tubuh. Sistem peredaran darah merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) yang dibentuk.

Pembuluh darah juga mengambil karbondioksida untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Tentu saja pembuluh darah sangat penting, karena banyak jaringan tubuh yang bergantung kepadanya.

Tahukah Kamu, terdapat tiga Jenis pembuluh darah yang utama di dalam tubuh :

♦ Pembuluh Balik (Vena)
Pembuluh balik (vena) merupakan jalan darah kotor kembali ke jantung. Dengan membawa karbondioksida yang dikumpulkan dari sel-sel tubuh. Sel darah merah yang berada di dalam pembuluh balik akan mengalir ke jantung. Dari jantung, darah kotor menuju paru-paru. Dari paru-paru, karbondioksida akan dilepaskan dan oksigen akan dibawa oleh darah menuju ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

♦ Pembuluh Nadi (Arteri)
Tekanan darah yang dipompa dari jantung ke pembuluh nadi (arteri) sangat kuat. Sehingga sel darah merah masuk ke dalam arteri dengan kecepatan yang tinggi. Arteri memiliki struktur dinding otot yang lebih tebal daripada vena, sehingga dapat mengakomodasi fungsi mengalirkan darah pada kecepatan dan tekanan yang tinggi.

♦ Pembuluh Kapiler
Adalah pembuluh darah yang sangat kecil tempat arteri berakhir. Semakin kecil arteriol, makin menghilang ketiga lapis dindingnya. Sehingga ketika sampai pada kapiler yang sehalus rambut, dinding itu hanya tinggal satu lapis, yaitu lapisan endotelium. Bahkan, ketika darah akan melewati pembuluh kapiler harus melipat dan mengecil serta melaju dalam bentuk satu barisan.

Menjaga kondisi pembuluh darah tetap bersih dari plak yang menumpuk sangat perlu dilakukan, agar pendistribusian oksigen dalam tubuh tidak terganggu. Jika pembuluh darah tersumbat, maka arteri, kapiler, dan pembuluh darah tak bisa melakukan fungsinya dengan benar. Oksigen yang tidak tersalurkan dengan baik bisa mengakibatkan munculnya penyakit.

Plak muncul akibat kolesterol yang menempel di dinding arteri. Sistem imun merespons kondisi tersebut dengan mengirim sel darah putih. Kemudian terjadilah inflamasi/peradangan. Serangan jantung bisa terjadi, jika plak pembuluh darah tak segera diatasi. 

Atherosclerosis atau aterosklerosis adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner (atherosclerosis heart disease).

Arteri merupakan pembuluh darah pembawa oksigen dan nutrisi dari dan ke jantung juga ke seluruh organ lain. Saat lapisan dalam arteri rusak, lemak serta zat lain menjadi mudah menempel dan menggumpal di sana. Lama-lama gumpalan (plak) akan terus menumpuk, mengeras, hingga pembuluh darah arteri menyempit dan kaku. Tersumbatnya arteri akibat penumpukan plak kolesterol akan menghambat aliran darah ke organ-organ tubuh.

Penyempitan pembuluh darah akan menghambat suplai oksigen serta nutrisi ke organ-organ yang dialirinya. Hal ini membuat fungsi organ tersebut menurun bahkan terhenti, tergantung seberapa parah sumbatan yang terjadi.

Aterosklerosis awalnya tidak menimbulkan gejala, sampai pembuluh darah arteri sudah sangat menyempit bahkan tertutup hingga tidak lagi dapat menyalurkan darah dalam jumlah cukup ke organ-organ tubuh. Akibatnya, banyak orang tidak mengetahui bahwa dirinya menderita aterosklerosis hingga timbul komplikasi. 

Kerusakan atau cedera pada lapisan dalam arteri. dapat disebabkan oleh :

  • Kadar kolesterol tinggi dalam darah
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kebiasaan merokok
  • Peradangan akibat penyakit tertentu, seperti artritis, infeksi, atau lupus

Siapa yang beresiko terjadi aterosklerosis?

ØJika di usia 20-an dan 30-an sudah mempunyai gaya hidup tidak sehat

ØGejala dan komplikasi mulai terasa di usia 40 atau 50 tahun

ØMengidap diabetes, tekanan darah tinggi ataupun kadar kolesterol tinggi

ØKurang aktivitas fisik, lebih banyak duduk, dan jarang berolahraga

ØMemiliki pola makan tidak sehat dan sering konsumsi minuman beralkohol

ØMengalami stress berkepanjangan

ØMemiliki anggota keluarga yang juga menderita aterosklerosis, penyakit jantung koroner, atau stroke

Apakah Kamu termasuk yang beresiko terjadi aterosklerosis?

Komplikasi aterosklerosis biasanya terjadi ketika pembuluh darah sudah menyempit.

Beberapa jenis gejala aterosklerosis, tergantung lokasi terjadinya :

Aterosklerosis pada jantung

Aterosklerosis pada jantung bisa menyebabkan penyakit jantung coroner dan serangan jantung. Kedua gangguan tersebut memiliki sejumlah gejala yang serupa, yaitu:

  • Gangguan irama jantung (aritmia)
  • Sesak napas, berkeringat, dan gelisah.Nyeri dada seperti ditekan atau diremas (angina)
  • Nyeri atau tekanan pada pundak, lengan, rahang, atau punggung

Aterosklerosis pada tungkai

Aterosklerosis pada area tungkai kaki maupun lengan bisa menyebabkan penyakit arteri perifer, gejalanya:

  • Nyeri saat berjalan dan mereda setelah beristirahat
  • Tungkai bagian bawah terasa dingin
  • Luka di jempol, telapak, atau kaki tak kunjung sembuh
  • Nyeri, kram, hingga mati rasa pada area lengan maupun tungkai

Aterosklerosis pada ginjal

Penumpukan plak pada pembuluh arteri di ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal, gejala seperti:

  • Jarang buang air kecil
  • Terus menerus merasa mual
  • Merasa sangat lelah dan mengantuk
  • Tungkai membengkak
  • Bingung dan sulit berkonsentrasi
  • Sesak napas dan dada terasa nyeri

Aterosklerosis pada otak

Bila terjadi plak pada pembuluh darah di otak, aterosklerosis bisa menyebabkan stroke, dengan gejalanya:

  • Mati rasa hingga lumpuh pada salah satu sisi wajah, lengan, tungkai
  • Kebingungan dan sulit untuk dapat berbicara dengan jelas
  • Kehilangan penglihatan pada salah satu mata atau kedua mata
  • Kehilangan koordinasi dan keseimbangan
  • Pusing dan sakit kepala berat
  • Sulit bernapas dan kehilangan kesadaran

Pencegahan Aterosklerosis

Penangan aterosklerosis dapat dilakukan melalui tiga hal, yaitu :

-Perubahan gaya hidup

-Obat-obatan

-Prosedur medis

Perubahan gaya hidup sehari-hari merupakan hal utama dan paling mudah yang perlu dilakukan.

Dianjurkan untuk lebih sering berolahraga guna meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Juga melakukan pola makan sehat dengan gizi seimbang yang kaya serat dan karbohidrat kompleks, serta mengkonsumsi makanan rendah kolesterol.

Mengatur kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dapat membantu mencegah perkembangan aterosklerosis dan kerusakan yang dapat ditimbulkan pada sistem kardiovaskular. 

Yup, aterosklerosis terjadi saat kolesterol dan lipid lain mulai menumpuk di dinding dalam pembuluh darah yang rusak. Penumpukan tersebut mengarah pada pembentukan penebalan lilin yang kita ketahui sebagai plak.

Nah, karena kita tidak tahu dengan pasti bagaimana kondisi plak pada pembuluh darah kita padahal makanan yang kita konsumsi tidak terjaga rendah kolesterol, maka caranya adalah sedari dini menghilangkan plak akibat kolesterol dan mencegah penumpukan plak yang lebih banyak di kemudian hari.

Membantu mengurangi lemak darah

APA ITU MJS Nature VASOCARE

MJS Nature VASOCARE adalah suplemen yang diformulasikan dari 5 kandungan bahan alam yang sinergi untuk memberikan manfaat membersihkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah sehingga kesehatan jantung meningkat.

Kombinasi dari kelima bahan alam tersebut sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengobati sumbatan pembuluh darah dengan cara membuat ramuan sendiri dengan keberhasilan yang cukup memuaskan.

Oleh karenanya, MJS Nature Vasocare dibuat untuk memudahkan masyarakat Indonesia mendapatkan manfaat kombinasi kelima bahan alami di atas secara lebih mudah dan praktis.

Beli sekarang juga

Sebelum harga kembali normal

Rp 99.000

Tersedia Produk Lainnya:

PT. Teguhsindo Lestaritama
Jl. H. Miran No. 32 Pondok Kopi
Jakarta Timur, Indonesia

 Copyright Sehat dan Indah 2020