Artikel

Be Healthy, Keep Beauty, Live Well

Bagaimana Tubuh Mencerna Makanan yang Kita Konsumsi?

Tahukah Anda luas dari apartemen type studio? Sekitar 70-90 meter persegi, terbayangkah Anda bahwa sistem pencernaan Anda dari kerongkongan sampai ke usus besar jika dibentangkan secara keseluruhan maka luasnya kurang lebih sama dengan apartemen tipe tersebut. Yah.. hal mencengangkan bahwa pencernaan itu sebesar dan seluas itu berada di rongga perut Anda. Pernyataan ini berasal dari satu Studi Inggris.

“You are what you eat”, pernyataan ini sering sekali Anda dengar atau lihat, dimana menyatakan betapa pentingnya makanan bagi Anda sehingga sangat berpengaruh terhadap kehidupan dan pembangun karakter pribadi Anda. Tapi bagaimana makanan dan minuman yang Anda konsumsi itu dicerna dan diserap dalam tubuh Anda. Bukan hal yang simple dan membutuhkan waktu yang cukup panjang sampai makanan yang Anda konsumsi menjadi nutrisi dalam tubuh Anda.

Kali ini SehatdanIndah sedikit berbagi ilmu secara singkat bagaimana makanan itu dicerna dan diserap di dalam tubuh.

Makan dan minuman Anda pertama kali dicerna dari pertama kali Anda mencium aroma makanan, masakan apapun yang mengundang selera sangat berpengaruh. Dari wanginya rendang, kue tar yang fresh dari oven, atau apapaun yang tercium atau terhirup oleh hidung langsung mengktifkan otak Anda untuk memproduksi air liur lebih banyak untuk siap mencernan makanan yang baru hendak atau bahkan tidak Anda makan. Jika makanan yang terhirup tersebut sudah masuk ke dalam mulut, inilah proses mencerna yang sebenarnya dimulai. Gigi, lidah, air liur, rongga mulut semuanya punya peranan dalam mencerna makanan, dengan mengunyah dengan tujuan membuat makanan tersebut menjadi bagian-bagian lebih kecil dan bantuan air liur yang mengandung enzim-enzim pencernaan agar makanan tersebut dapat masuk ke dalam kerongkongan. Kerongkongan Anda yang berada di rongga leher ini, memiliki gerakan khusus yaitu peristaltik dengan tujuan mendorong makanan masuk ke dalam lambung, dan lagi-lagi ada cairan dari kerongkongan tersebut yang membantu membuatnya lebih lunak.

Minum air saat Anda menelan sesuatu makanan akan mempercepat proses di kerongkongan. Sehingga makanan yang masuk ke dalam lambung masih dalam ukuran yang cukup besar, maka disarankan untuk mengunyah terlebih dahulu sebanyak kurang lebih 30 kali dan tidak terlalu sering meminum air saat Anda dalam proses mengunyah. Dengan hal ini juga membantu sistem pencernaan yang lain siap menerima makanan cernaan dengan baik. Dari kerongkongan makanan diterima oleh organ lambung, di lambung makanan dicerna dengan bantuan gerakan lambung dan cairan lambung, makanan akan berada di lambung selama 2,5-3 jam. Di dalam lambung makanan dicerna menjadi bubur dengan bantuan cairannya dan ternyata asam HCl dalam lambung berfungsi sebagai disinfektan dimana membunuh kuman yang terkandung dalam makanan atau minuman yang terkonsumsi.

Dari lambung, makanan siap diserap oleh usus halus, usus halus orang dewasa memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Pada dasarnya makanan yang dikonsumsi mengandung 3 bahan dasar yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu karbohidrat, lemak dan protein. Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa dan didalam usus halus akan diserap oleh pembuluh darah dan siap disebarkan ke seluruh tubuh. Protein yang tercerna akan dipecah menjadi asam amino yang juga akan diserap di dalam usus halus, dan yang terakhir adalah lemak yang akan dipecah menjadi zat yang disebut asam lemak dan gliserol, kedua bahan ini diserap di usus halus dan paling banyak di sebar ke jantung dan pembuluh limfa untuk kesehatan otot jantung dan otot dari limfa tersebut. Nutrisi sebagian besar diserap dalam usus halus dengan bantuan enzim dan hormon pencernaan dari organ pencernaan lainnya seperti pankreas, hati dan empedu.

Setelah sebagian besar makanan telah dicerna dan diserap oleh tubuh, sisa dari pencernaan tersebut masuk ke dalam usus besar atau dikenal sebagai kolon, tidak semuanya dibuang tetapi di dalam usus besar, penyerapan air terjadi paling banyak. Selain itu, usus besar berperan dalam penyerapan beberapa vitamin yang larut dalam air seperti vitamin A, D, E dan K. Di dalam usus besar banyak sekali terdapat mikroba usus yang membantu pembusukan sisa pencernaan makanan tersebut. Dalam proses pembentukan feses dibutuhkan keberadaan bakteri pembusuk dan bakteri baik/flora normal yang jumlahnya seimbang, jika jumlah koloni bakteri jahat lebih banyak dari flora normal usus makan dapat terjadi gangguan pencernaan seperti diare. Makanan yang dapat meningkatkan jumlah koloni bakteri baik/flora normal dalam usus adalah jenis probiotik dimana mengandung banyak flora normal usus yaitu Lactobacilus.

Makanan yang dicerna dari mulut higga menjadi feses membutuhkan waktu seikitar 53 jam dan paling lama berada di usus besar denga rata- rata selama 40 jam. Disebutkan dalam satu studi, bahwa pada pria makanan yang telah dicerna dan dibentuk sebagai feses membutuhkan waktu selama 33 jam dan pada wanita selama 47 jam, dan pada anak sekitar 33 jam.

Begitulah proses mencerna makanan sampai menjadi feses dan siap untuk dibuang. Bukan hal yang simple dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Nutrisi yang terserap sangat bergantung dari jenis makanan yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda. Bahan alami dan sehat pastinya baik untuk sistem pencernaan dan nutrisi untuk tubuh Anda. Sehat secara alami terus bersama SehatdanIndah.

Sumber

  1. Digestion: How long does it take?
  2. Your Digestive System.
  3. See How your Digestive System Works?
  4. Digestive System Work.

PT. Teguhsindo Lestaritama
Jl. H. Miran No. 32 Pondok Kopi
Jakarta Timur, Indonesia

PT. Teguhsindo Lestaritama
Jl. H. Miran No. 32 Pondok Kopi
Jakarta Timur, Indonesia

Copyright Sehat dan Indah 2020